Grab the last ten days of Ramadhan.

15:11

awal-awal bulan ramadhan , surau , masjid semua penuh.ramai orang berduyun-duyun pergi solat terawih.

biase lah tu.
then, biler nak dekat dekat raya bape kerat je lah yang datang. Its normal.
time nak dekat raya, orang duduk rumah, masak kuih raya, bakar lemang,makan ketupat. AHH!
TAK SABAR.
and thats why orang malas nak pergi solat terawih.
solat terawih boleh je solat sendiri kat rumah.
8 rakaat je.




tapi sepuluh malam terakhir ni kite kene KEJAR sebab ada malam lailatul qadr.
 banyak kebaikan sepuluh malam terakhir.
im just wanna share dengan you.

Lailatul Qadar disifatkan lebih baik daripada 1,000 bulan. Perkara ini seperti firman Allah bermaksud : “Lailatul Qadar lebih baik daripada seribu bulan.” (Surah al-Qadar, ayat 3)


Ditetapkan umur, rezeki dan ajal manusia. Firman Allah bermaksud: “Pada malam itu (Lailatul Qadar) dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.” (Surah al-Dukhan, ayat 4)

Allah mengampunkan hamba-Nya yang menghidupkan malam itu dengan penuh rasa keimanan dan 
pengharapan.






Tanda Malam Lailatul Qadar
  • Udara dan angin sekitar terasa tenang. Sebagaimana dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya: “Lailatul qadar adalah malam yang penuh kelembutan, cerah, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar lemah dan nampak kemerah-merahan.” (HR. Ath Thoyalisi.  Haytsami mengatakan periwayatnya adalah tsiqoh /terpercaya)
  • Malaikat menurunkan ketenangan sehingga manusia merasakan ketenangan tersebut dan merasakan kelezatan dalam beribadah, yang tidak didapatkan pada hari-hari yang lain.
  • Manusia dapat melihat malam ini dalam mimpinya sebagaimana terjadi pada sebagian sahabat.
  • Matahari akan terbit pada pagi harinya dalam keadaan jernih, tidak ada sinar. Dari Abi bin Ka’ab bahwa Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya,”Shubuh hari dari malam lailatul qadar matahari terbit tanpa sinar, seolah-olah mirip bejana hingga matahari itu naik.” (HR. Muslim) (Lihat Shohih Fiqh Sunnah II/149-150)
Happy ramadhan!



You Might Also Like

0 comments

Social Life